Di masa lalu, ada dua kerajaan besar di tanah Jawa: Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Dari Kediri lahir seorang putri cantik bernama Dewi Sekartaji, sementara dari Jenggala datang putra mahkota yang gagah berani bernama Panji Asmarabangun.
Ketika kedua insan itu bertemu, cinta langsung tumbuh di antara mereka. Mereka berjanji untuk selalu bersama dan membangun kehidupan bahagia bersama-sama. Namun, takdir memiliki rencana lain. Raja Kediri, ayah Dewi Sekartaji, telah merencanakan agar putrinya menikah dengan seorang pria lain yang dianggapnya lebih layak menjadi pasangan putri kerajaan.
Tidak sanggup menerima pernikahan yang tidak diinginkan, Dewi Sekartaji memutuskan untuk melarikan diri dari istana. Dia menyamar sebagai seorang gadis biasa bernama Endang Rara Tompe dan menghilang ke tempat yang jauh dari kedatangan orang banyak.
Saat itu, Panji Asmarabangun yang tidak tahu keberadaan kekasihnya, merasa sangat sedih dan bertekad untuk mencari Dewi Sekartaji ke mana pun dia berada. Dalam perjalanannya, dia pun menyamar—kali ini sebagai manusia kera—untuk menghindari pengawasan dan dapat bergerak lebih leluasa.
Keajaiban membawa mereka bertemu kembali di tempat yang tidak terduga. Meskipun masing-masing menyembunyikan identitas aslinya, mereka merasa memiliki ikatan khusus dan menjadi akrab. Mereka saling merawat dan memberikan dukungan satu sama lain tanpa menyadari bahwa orang yang mereka jaga adalah kekasih yang lama mereka cari.
Suatu hari, Raja Kediri mengadakan sebuah sayembara besar dengan hadiah utama adalah Dewi Sekartaji akan menjadi istri untuk pemenang sayembara . Panji Asmarabangun, yang akhirnya mengetahui tentang acara tersebut, memutuskan untuk berpartisipasi dengan mengenakan identitas aslinya. Dengan keberanian dan keahliannya, dia berhasil memenangkan sayembara.
Pada saat pertemuan terakhir, Dewi Sekartaji juga mengungkapkan siapa dirinya sebenarnya. Kedua kekasih itu sangat gembira dapat bertemu kembali dan menyadari bahwa cinta mereka telah mampu mengatasi segala rintangan. Raja Kediri, yang melihat kesetiaan dan kebaikan hati Panji Asmarabangun, akhirnya menyetujui pernikahan mereka.
Sejak itu, Dewi Sekartaji dan Panji Asmarabangun hidup bahagia bersama. Kisah cinta mereka yang penuh perjuangan telah menjadi bagian penting dari warisan budaya Jawa dan mengilhami berbagai karya seni hingga kini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar